
Sejumlah Obyek Wisata Alam di Karawang Selatan Merugi Besar " Sepi Pengunjung"
0 menit baca
Liburan Lebaran adalah waktu yang ditunggu oleh para pelaku bisnis pariwisata karena saat tepat untuk meraup keuntungan misal di Kabupaten Karawang namun malah terjadi sebaliknya."Kondisi jauh api daripada panggangnya",(2/4/25).
Pariwisata Karawang Selatan mengalami penurunan signifikan selama libur Lebaran tahun ini, demikian diungkapkan salah satu pengusaha sekaligus pemilik tempat wisata Puncak Sempur, H. Saepul Riki, (2/4/25).
Ia menyebutkan tingkat kunjungan wisatawan turun hingga 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kemudian dijelaskannya, terjadinya penurunan kunjungan wisatawan lokal disebabkan oleh ambruknya Jembatan Cicangor, dan Karena itu merupakan akses utama menuju berbagai tempat destinasi wisata di kawasan di Karawang Selatan.
Jembatan yang mengalami kerusakan parah itu kini tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki sehingga menyulitkan wisatawan untuk berkunjung.
Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena Karawang Selatan memiliki banyak destinasi wisata yang biasanya ramai saat liburan Lebaran. Dengan terputusnya akses utama banyak wisatawan yang membatalkan rencana berlibur,” ujar Saepul Riki.
Sebagai bahan informasi, dampak dari penurunan jumlah wisatawan tersebut juga dirasakan oleh sejumlah pelaku usaha lainnya di sektor pariwisata. Tidak hanya Puncak Sempur, sederet tempat wisata lain di Karawang Selatan mengalami sepinya pengunjung yang dipastikan membawa kerugia besar.
Biasanya, Puncak Sempur menjadi salah satu destinasi favorit saat Lebaran. Namun, tahun ini jumlah pengunjung menurun drastis. Kami berharap pemerintah segera mempercepat perbaikan jembatan agar usaha kami bisa kembali berjalan normal, tambah H. Saepul Riki.
Keluhan serupa disampaikan oleh pemilik usaha wisata lainnya.
Mereka mengaku mengalami kerugian besar akibat minimnya wisatawan.
Tahun-tahun sebelumnya, saat lebaran tempat wisata di sini selalu penuh pengunjung. Sekarang, dengan kondisi akses yang terputus, jumlah wisatawan menurun drastis,” ujar seorang pemilik usaha di kawasan wisata Karawang Selatan.
Selain sektor pariwisata, kondisi ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat setempat yang bergantung pada bisnis pariwisata. Banyak pedagang dan pelaku usaha kecil yang mengandalkan wisatawan sebagai sumber utama pendapatan mereka.
Hingga kabar ini diturunkan, belum ada kepastian kapan jembatan Cicangor akan selesai diperbaiki. Bahkan, pembangunan jembatan darurat Bailey yang sebelumnya dijanjikan rampung dalam dua minggu ternyata sampai lebaran masih belum kunjung selesai.
Masyarakat dan pelaku usaha berharap agar pemerintah segera mempercepat perbaikan jembatan Cicangor, sehingga sektor pariwisata di Karawang Selatan bisa segera pulih dan kembali memberikan manfaat bagi ekonomi daerah.(^^).